Meningkatnya usia harapan hidup penduduk dapat menyebabkan peningkatan jumlah lansia dari tahun ke
tahun. Peningkatan jumlah lansia akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti meningkatnya
penyakit degeneratif dan kanker yang menyebabkan penurunan produktifitas lansia. Penurunan
produktifitas pada lansia terjadi karena penurunan fungsi, sehingga dapat menyebabkan lansia mengalami
penurunan kemandirian dalam melaksanakan kegiatan harian. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah
mengidentifikasi gambaran tingkat kemandirian dalam memenuhi activities daily living. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total
sampling sebanyak 21 lansia yang berusia 60 – 69 tahun di Panti Sosial Tresna Wredha Senjarawi.
Instrumen menggunakan barthel index. Teknik analisa data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil
penelitian gambaran tingkat kemandirian lansia (60 – 69 tahun) dalam memenuhi activities daily living
menunjukan bahwa sebagian besar lansia sebanyak 15 orang (72%) termasuk dalam ketergantungan
sebagian, 3 orang (14 %) termasuk mandiri dan 3 orang (14%) termasuk dalam ketergantungan total. Dari
hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sebagian besar lansia di Panti Sosial Tresna Wredha
Senjarawi memiliki ketergantungan sebagian. Adapun saran dari peneliti agar dikembangkan program –
program kesehatan bagi lansia yang dapat meningkatkan kemandirian lansi