Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pelaksanaan pendampingan
pekerja sosial terhadap klien pada bimbingan keterampilan di PSKW Yogyakarta,
(2) peran pekerja sosial dalam pendampingan terhadap klien pada pelaksanaan
bimbingan keterampilan di PSKW Yogyakarta, (3) faktor penghambat dan
pendukung dalam pelaksanaan pendampingan pekerja sosial terhadap klien pada
bimbingan keterampilan di PSKW Yogyakarta.
Subjek penelitian ini adalah pekerja sosial, instruktur bimbingan
keterampilan, dan klien PSKW Yogyakarta. Dalam menentukan subjek penelitian
dilakukan secara purposive. Data dikumpulkan dengan metode wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi
data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan pemeriksaan
keabsahan data dilakukan dengan meningkatkan ketekunan dan menggunakan
triangulasi sumber dan metode.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pendampingan pekerja sosial,
meliputi pendampingan pada penerimaan dan penempatan klien, pendampingan
trauma center, pendampingan bimbingan keterampilan, pendampingan
resosialisasi, pendampingan bimbingan lanjut, dan pendampingan terminasi, (2)
peran pekerja sosial dalam pendampingan adalah sebagai penjangkau, pialang,
mediator, motivator, manajer data, pendidik dan evaluator, dan (3) faktor
penghambat dalam pelaksanaan pendampingan yaitu: klien baru mengalami
ketertinggalan materi, karakteristik klien yang bervariasi, minimnya alokasi dana,
kurangnya buku, dan peraturan yang memberatkan klien. Faktor pendukungnya,
meliputi: adanya pendampingan bimbingan lanjut yang diberikan kepada eks
klien, kerjasama antara pekerja sosial dan instruktur, pengalaman dan keahlian
instruktur, keikhlasan pengabdian instruktur dalam melaksanakan tugasnya;
adanya pendekatan kekeluargaan, serta motivasi klien program rehabilitasi yang
cukup tinggi dalam mengikuti bimbingan keterampilan.
Kata kunci: pendampingan, pekerja sosial, klie