Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan media
pembelajaran logika berbasis multimedia interaktif untuk siswa SMA kelas X
sebagai sumber belajar mandiri dan mengetahui kualitas media yang dihasilkan
berdasarkan aspek kevalidan, kepraktisan dan keefektifan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang berorientasi pada
pengembangan produk. Model pengembangan media pembelajaran logika
berbasis multimedia interaktif untuk siswa SMA kelas X sebagai sumber belajar
mandiri mengacu pada model pengembangan ADDIE (Analysis, Design ,
Development, Implementation, Evaluation). Instrumen penelitian ini berupa
lembar evaluasi media untuk ahli media, lembar evaluasi media untuk ahli materi,
lembar evaluasi media untuk guru dan siswa, lembar observasi, angket respon
siswa, tes hasil belajar, dan pedoman wawancara.Hasil penelitian ini berupa media pembelajaran berbasis multimedia interaktif
pada materi logika yang mempunyai kualitas media pembelajaran ditinjau dari
aspek kevalidan, kepraktisan, keefektifan. Kualitas media pembelajaran logika
berdasarkan aspek kevalidan termasuk dalam kategori sangat baik. Hal ini
ditunjukkan oleh perolehan skor rata-rata 4,28. Berdasarkan hasil angket
penilaian dua dosen ahli materi perolehan skor rata-rata adalah 4,38 termasuk
dalam kategori sangat baik dan dua ahli media perolehan rata-rata 4,18 termasuk
dalam kategori sangat baik. Kualitas media pembelajaran logika berdasarkan
aspek kepraktisan termasuk dalam kategori sangat baik. Hal ini ditunjukan oleh
perolehan skor rata-rata 4,45. Berdasarkan hasil angket evaluasi oleh guru
perolehan skor rata-rata adalah 4,68 termasuk dalam kategori sangat baik dan
hasil angket evaluasi oleh siswa perolehan skor rata-rata 4,22 termasuk dalam
kategori sangat baik. Selain itu, kepraktisan juga dilihat berdasarkan lembar
observasi dan wawancara dengan guru yang menunjukkan bahwa keterlaksanaan
dalam pembelajaran termasuk tinggi dan mudah diterapkan di kelas. Kualitas
media pembelajaran logika berdasarkan aspek keefektifan menunjukkan bahwa
media efektif digunakan dalam belajar. Hal ini ditunjukkan oleh perolehan skor
rata-rata 3,41 berdasarkan hasil angket respon siswa. Selain itu, keefektifan juga
dilihat berdasarkan hasil tes hasil belajar siswa menunjukkan bahwa persentase
ketuntasan adalah 82,86% atau ketuntasan dalam kategori sangat tinggi.
Kata kunci : media pembelajaran, logika, interaktif, belajar mandir