ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode manakah yang lebih
baik terhadap penguasaan konsep fisika siswa antara siswa yang belajar dengan
praktikum real dengan siswa yang belajar dengan praktikum virtual pada model
inkuiri bebas termodifikasi.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang membandingkan
tingkat penguasaan konsep fisika siswa antara siswa yang belajar dengan
menggunakan praktikum real dengan siswa yang belajar dengan menggunakan
praktikum virtual. Pengambilan data dilakukan pada kelas X4 (kelas praktikum
virtual) dan kelas X5 (kelas praktikum real) di SMA N 3 Bantul menggunakan tes
penguasaan konsep fisika siswa materi hukum ohm. Data berupa nilai tes
penguasaan konsep yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t (Independent
Sample t-test) pada program SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan
pada tingkat penguasaan konsep fisika siswa antara siswa yang belajar dengan
menggunakan praktikum real dengan siswa yang belajar dengan menggunakan
praktikum virtual, model inkuiri bebas termodifikasi. Berdasarkan analisis data
hasil penelitian diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar P = 0,719, pada taraf
signifikansi 5%. Karena P > 0,05 maka H0
diterima. Oleh karena itu disimpulkan
bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan tingkat penguasaan konsep fisika pada
siswa yang belajar menggunakan praktikum real dan praktikum virtual pada
model inkuiri bebas termodifikasi, yang berarti bahwa pembelajaran dengan
menggunakan praktikum real dan praktikum virtual pada model inkuiri bebas
termodifikasi memberikan dampak yang sama terhadap penguasaan konsep fisika
siswa.
Kata kunci : praktikum real-virtual, inkuiri bebas termodifikasi, konsep fisik