Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk berupa media
pembelajaran permainan kartu Mathematicards yang layak dalam arti media ini mudah,
menarik dan dapat digunakan untuk melatih keterampilan berhitung siswa dalam mata
pelajaran matematika materi penjumlahan dan pengurangan bilangan sampai dengan
10 untuk kelas 1 Sekolah Dasar.
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan
(research and development
).
Pengembangan media pembelajaran ini dilakukan dengan beberapa tahap, yaitu:
penelitian pendahuluan, perencanaan, pengembangan dan produksi, validasi ahli, uji
coba lapangan dan revisi. Setelah melalui tahap produksi, dihasilkan produk awal yang
telah divalidasi oleh ahli materi dan ahli media. Selanjutnya produk diujicobakan kepada
siswa melalui tiga tahap, yaitu: uji coba lapangan awal yang terdiri dari 5 siswa, uji coba
lapangan utama 15 siswa, dan uji coba lapangan operasional 30 siswa. Subyek uji coba
produk adalah siswa kelas 1A SD Muhammadiyah Suryowijayan Yogyakarta. Data
dikumpulkan melalui angket pada saat uji coba. Data hasil penelitian dianalisis dengan
teknik analisis deskriptif kuantitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media kartu Mathematicards termasuk
kategori “baik”. Data hasil validasi ahli materi menunjukan bahwa dari aspek isi
dikategorikan baik dengan persentase skor 100% dan dari aspek pembelajaran juga
dikategorikan baik dengan persentase skor 100%. Data hasil validasi ahli media
menunjukkan bahwa dari aspek kualitas fisik dikategorikan baik dengan persentase skor
83,4%, dari aspek tampilan dikategorikan baik dengan persentase skor 100% dan dari
aspek pembelajaran dikategorikan baik dengan persentase skor 100%. Data hasil uji
coba lapangan awal menunjukkan bahwa dari aspek isi dikategorikan baik dengan
persentase skor 86,7%, dari aspek pembelajaran dikategorikan baik dengan persentase
skor 78,4% dan dari aspek media dikategorikan baik dengan persentase skor 88,3%.
Hasil ujicoba lapangan utama menunjukkan bahwa dari aspek isi dikategorikan baik
dengan persentase skor 88,8%, dari aspek pembelajaran dikategorikan baik dengan
persentase skor 85,4% dan dari aspek media dikategorikan baik dengan persentase
skor 86%. Hasil uji coba lapangan operasional menunjukkan bahwa dari aspek isi
dikategorikan baik dengan persentase skor 88,3%, dari aspek pembelajaran
dikategorikan baik dengan persentase skor 85,5% dan dari aspek media dikategorikan
baik dengan persentase skor 87,2%