Analisis Jaringan Kerja Untuk Penjadwalan Kegiatan Dan Alokasi Pembiayaan Pada Proyek Pembangunan Komplek Gedung Serbaguna Menggunakan Critical Path Method
Sebuah proyek secara umum dapat didefinisikan sebagai suatu rangkaian kegiatan yang mempunyai
jangka waktu tertentu dan harus dilaksanakan serta diselesaikan untuk mencapai satu tujuan. Agar tujuan
proyek tercapai secara optimum maka dibutuhkan suatu proses perencanaan dan pengendalian terhadap
kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan. Critical Path Method (CPM) merupakan salah satu metode dalam
analisa jaringan kerja untuk menentukan waktu optimum penyelesaian proyek. Hasil analisa jaringan
kerja dapat direpresentasikan sebagai jadwal kegiatan-kegiatan proyek, termasuk kegiatan kritis yang
dapat berfungsi sebagai alat perencanaan dan pengendalian, baik yang menyangkut kegiatan proyek
maupun sumber daya lain. Penelitian ini akan mengkaji pekerjaan proyek pembangunan komplek gedung
serbaguna tahap I Kabupaten Gunung Kidul oleh PT. Rahayu Trade & Contractor menggunakan analisa
jaringan kerja Critical Path Method (CPM). Proyek menangani pembangunan gedung serbaguna dua
lantai yang dilengkapi dengan los-los pasar disekitarnya serta terdiri dari kios pasar blok A dan kios
pasar blok B. Dari penelitian ini diperoleh satu jalur kritis dari rangkaian kegiatan yang harus diselesaikan
dalam waktu 120 hari hari kerja dan merupakan waktu penyelesaian keseluruhan proyek.
Kata Kunci: Perencanaan, Critical Path Method, Analisa Jaringan Kerja, Jalur Kriti