research

PEMBINAAN KARAKTER ANGGOTA SANGGAR LEUWEUNG SENI MELALUI KESENIAN GENYE :(Studi Desktriptif di Sanggar Leuweung Seni Kecamatan Ciseureuh Kabupaten Purwakarta)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perilaku individu terutama di kalangan remaja yang tidak berkarakter yang disebabkan oleh kurangnya penguatan pendidikan karakter di lingkungan masyarakat. Pendidikan karakter di masyarakat bisa berlangsung salah satunya di sebuah komunitas seperti sanggar. Dengan subjek penelitian yaitu pemimpin sanggar, pelatih/pembina, anggota sanggar dan masyarakat, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pembinaan karakter yang dilakukan oleh Sanggar Leuweung Seni. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dokumentasi, catatan lapangan, dan studi literatur. Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa (1) nilai-nilai yang terkandung dalam pelakonan Kesenian Genye yaitu nilai religius, kerja keras, disiplin, tanggung jawab, cinta damai, dan nilai karakter cinta tanah air; (2) pembinaan karakter yang dilakukan oleh Sanggar Leuweung Seni dilakukan secara disiplin dan penuh dengan tanggung jawab sehingga anggota sanggar yang mengikuti Kesenian Genye ini memiliki karakter mandiri, toleransi, disiplin, bekerja keras, bergotong royong, saling menghargai, dan bertanggung jawab. (3) hambatan yang dihadapi dalam proses pembinaan karakter adalah terbenturnya waktu antara latihan dengan kepentingan lainnya seperti kepentingan keluarga dan sekolah, kemudian cuaca terutama ketika hujan turun yang dapat menyebabkan terhentinya latihan dan yang terakhir yaitu konflik antar sesama anggota yang memiliki rasa kecemburuan sosial ketika ia tidak diikutsertakan dalam pementasan; (4) solusi yang diberikan yaitu bersikap bijaksana dalam menghadapi hambatan, pemberian surat dispensasi, peminjaman tempat kepada pihak yang bekerja sama dengan sanggar, serta memberikan motivasi dan pengertian kepada anggota yang mempunyai rasa kecemburuan sosial terhadap sesama anggota; (5) Kesenian Genye belum berpengaruh terhadap perilaku masyarakat, hal ini disebabkan karena masyarakat hanya sebatas menonton dan mengenal genye sebagai pertunjukan yang mempunyai daya pikat tersendiri bukan sebagai media untuk merubah karakter mereka. Rekomendasi dari peneliti untuk semua pihak yang terkait dalam proses pembinaan karakter anak baik pihak keluarga, sekolah maupun lingkungan masyarakat agar lebih meningkatkan kualitas pendidikan karakter dan tingkat pengawasan terhadap perilaku anak dalam kehidupan sehari-hari

    Similar works