Sudah dirancang dan diimpletasikan sistem penyampaian informasi melalui telepon seluler berbasis mikrokontroller. Ketika tinggi permukaan air melebihi ambang batas aman maka sensor akan mendeteksi perubahan tersebut, maka secara otomatis mikrokontroller akan mengirimkan pesan kepada penjaga pintu air yang berisikan status peringatan level air.
Perancangan sistem ini menggunakan metode rancang bangun yang terdiri dari beberapa tahap yaitu, (1) Analisis kebutuhan, (2) Perancangan, (3) Implementasi rangkaian, (4) Pengujian alat, (5) Prosedur pengujian dan, (6) pembuatan alat. Sistem ini tersusun atas perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras terdiri dari sensor probe, sistem minimum mikrokontroller AT89S52 sebagai rangkaian pengendali input dan output, rangkaian display output LCD, telepon seluler yang menggunakan jaringan GSM yang digunakan sebagai pengirim pesan sebagai tanda peringatan. Perangkat lunaknya menggunakan pemograman bahasa C.
Keluaran (Vout) sensor tergantung pada nila resistansi sensor yang akan mengalami seiring adanya perubahan tinggi permukaan air. Keluaran dari sensor ini akan menentukan tingkat keadaan level bencana banjir. Jika tingkat ketinggian air menyentuh level yang pertama maka lampu indicator hijau akan menyala dan mengirimkan pesan SMS “ status siaga”, apabila tingkat ketinggian air menyentuh level yang kedua maka lampu indicator kuning akan menyala dan mengirimkan pesan SMS “ status waspada”, apabila tingkat ketinggian air menyentuh level yang ketiga maka lampu indicator merah akan menyala dan mengirimkan pesan SMS “ status bahaya”. Prosentse dari sepuluh kali pengiriman pesan didapat hasil no error. Permasalahan yang ada hanya dalam pemilihan provider kartu untuk mengurangi kegagalan pengiriman pesan