Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta
Abstract
Standar kompetensi pada kurikulum KTSP 2006, dsebutkan bahwa matematika
perlu diberikan kepada semua peserta didik dari mulai sekolah dasar untuk membekali
peserta didik dengan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis, kreatif serta
kemampuan kerjasama. Disamping itu tujuan pembelajaran matematika diantaranya
adalah (1) mengembangkan kemampuan memecahkan masalah, (2) mengembangkan
kemampuan berpikir, (3) mengembangkan sikap positip, (4) mengembangkan
pemahaman konsep dan (5) mengembangkan kemampuan kerjasama dan
berkomunikasi. Dalam tulisan ini akan sedikit dibahas tentang pemahaman pemecahan
masalah pembuktian sebagai sarana berpikir kreatif. Pemahaman merupakan
kemampuan mengaitkan antara informasi tentang suatu obyek dengan skemata yang
dimiliki individu. Masalah adalah suatu situasi yang memerlukan penyelesaian, tetapi
jalan atau cara yang digunakan untuk menyelesaikan tidak secara langsung dapat
ditemukan. Pemecahan masalah pembuktian adalah langkah-langkah yang dilakukan
untuk menunjukkan kebenaran suatu pernyataan. Berpikir kreatif merupakan
pemikiran yang bersifat keaslian dan reflektif serta menghasilkan sesuatu yang
kompleks dan baru. Dengan pemecahan masalah pembuktian denga jalan mengaitkan
antara konsep satu dengan konsep lainnya, akan menimbulkan pola pikir kreatif.
Kata kunci: pemahaman, pemecahan masalah pembuktian, kreatif