STUDI TENTANG KONFLIK DALAM HUBUNGAN KERJA DI LINGKUNGAN SIVITAS AKADEMIKA PERGURUAN TINGGI NEGERI DAN SWASTA : Suatu Penelitian di IKIP Bandung dan Universitas Pasundan
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti faktor-faktor yang menjadi pemicu timbulnya konflik dalam hubungan keija sivitas akademika IKIP Bandung dan Universitas
Pasundan serta upaya penanggulangannya.
Masalah pokok yang akan diungkapkan melalui penelitian mi adalah bagaimana
mengelola dan mengendalikan konflik pada tahap kejadian sehari-hari tahap
tantangan dan tahap pertentangan dalam hubungan kerja sivitas akadermka IKIP
Bandung dan Universitas Pasundan sehingga dapat tercapai adanya efektivitas kerja.
Indikator yang diteliti meliputi : kondisi anggota sivitas akademika dalam
melakukan penyesuaian diri dengan lingkungan kerja di perguruan tinggi, kepuasan
kerja yang dialami, kemungkinan terdapatnya tekanan dalam
hubungan kerja, serta upaya Pengembangan yang dilakukan berdasarkan sumber jenis
dan tahapan konflik khususnya dalan mengembangkan Model pelatihan dalam
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif sedangkan bentuk penelitian adalah studi kasus melalui teknik wawancara dan diskusi terhadap pimpinan Rektorat IKIP Bandung dan Universitas Pasundan, para pimpinan Fakultas, pimpinan Jurusan, dosen dan mahasiswa baik dilakukan secara formal maupun
informal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang menjadi pemicu
timbulnya konflik dalam hubungan kerja sivitas akademika IKIP BanGung dan
Universitas Pasundan meliputi : adanya perbedaan penafsiran mengenai tujuan yang
akan dicapai, ketidakseimbangan peran (tugas) dosen, kekurang tegasan sikap pihak
pimpinan, prosedur kerja yang kurang jelas serta hubungan kerja struktural antar
Fakultas yang tidak jelas dan berbeda Demikian pula upaya penanggulangan yang
dilakukan selama ini belum menyeluruh dan tuntas sesuai dengan sumber, jenis dan
tahapan konflik, serta belum dilaksanakannya sistim pelatihan dalam mengelola
Atas dasar hal tersebut, diusulkan agar setiap anggota sivitas akademika IKIP Bandung dan Universitas Pasundan selalu berupaya melakukan penyesuaian dm dengan lingkungan kerja (akademis), ditingkatkannya kepuasan kerja melalui manajemen terbuka, mengurangi ketegangan dan tekanan melalui komunikasi yang berkesinambungan serta upaya pengembangan organisasi berdasarkan sumber jenis dan tahapan konflik, khususnya melalui peranserta anggota sivitas akademika dalam Pelatihan mengelola konflik. Pada pelatihan mengelola konflik ini materi latihan terdiri dari teori tentang teknik human relations, teknik komunikasi dan tekmk mengelola konflik serta 70% berkaitan dengan praktek dimana para peserta diharapkan mampu mengidentifikasikan konflik yang akan dikaji, mengumpulkan berbagai informasi dari berbagai sumber, mengkaji pemecahan masalah, menyusun berbagai kebijakan yang diharapkan dapat mengatasi konflik dan terakhir menyusun rencana tindakan