Tujuan dari penelitian adalah untuk menemukan arah keberpihakan media The Guardian
dan Al Jazeera dalam mem-framing kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Mantan
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama atau yang biasa disapa Ahok. Alasan dari
pemilihan data sumber adalah karena pengaruh dari kedua media yang cukup besar dalam
ranah pemberitaan internasional dan basis pembaca global yang juga jumlahnya tidak
sedikit. Metode penelitian ini akan menggunakan korpus linguistic, terutama dalam
mempolakan data yang dibutuhkan untuk mem-framing-kan ideology apa yang berusaha
dibangun melalui framing media tersebut. Tentunya karena memiliki basis pembaca yang
besar dan berasal dari seluruh penjuru dunia, maka keberadaan dua media ini cukup
signifikan dalam membentuk arus opini umum. Hasil dari penelitian ini diharapkan mampu
menjawab dua research questions yang diajukan yakni 1) pilihan kata apa saja yang dipilih
untuk menunjukkan framing kedua pihak media dalam melihat berita, dan 2) ideologi apa
yang dibangun media terhadap topic berita penelitian yang dipilih