research

Infeksi Telur Cacing pada Tikus Rumah (Rattus Tanezumi) di Areal Permukiman

Abstract

Tikus merupakan hewan yang mudah beradaptasi dengan lingkungan hidup manusia dan sering bersifat parasit. Kepadatan tikus di area permukiman di Kabupaten Banyumas cukup tinggi (14,14% dan 17,2%). Pemeriksaan agen penyakit zoonosis yang berpeluang ditularkan melalui tikus seperti cacing perlu dilakukan. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi telur cacing zoonosis dalam organ sekum tikus pada area pemukiman di Kabupaten Banyumas. Lokasi penelitian di Desa Beji Kecamatan Kedung Banteng dan Desa Kedung PringKecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian deskriptif dengan desain cross sectional. Sampel berupa sekum tikus dari penangkapan tikus yang diperiksa dengan metode pengapungan.Telur cacing yang ditemukan pada sekum tikus di areal permukiman Kabupaten Banyumas adalah Toxocara spp. (2,44%), Capillaria hepatica (2,44%), Echinostoma spp. (2,44%) dan Ancylostoma spp. (12,19%) di Desa Beji serta Echinostoma spp. (17,39 %) dan Ancylostoma spp. (13,04%) di Desa Kedung Pring. Infeksi cacing tersebut perlu diwaspadai mengingat kehidupan tikus dekat dengan manusia sehingga mudah menginfeksi manusia

    Similar works

    Full text

    thumbnail-image

    Available Versions

    Last time updated on 28/11/2017