Filantropi dalam Al-Quran: Studi Tematik Makna dan Implementasi Perintah Infak dalam Al-Quran
Authors
Publication date
17 December 2014
Publisher
Program Studi Tadris Matematika, Universitas Islam Negeri Mataram
Abstract
Al-Quran merupakan kumpulan titah Allah yang
menggunakan label arbitren atau merepresentasikan fenomena
menggunakan label arbitren atau merepresentasikan fenomena
sosial yang sedang terjadi. Ia berdialog dengan konteks masyarakat
sosial yang sedang terjadi. Ia berdialog dengan konteks masyarakat
yang secara verbal memanfaatkan dimensi empiris-pengalamaan
yang secara verbal memanfaatkan dimensi empiris-pengalamaan
masyarakat penerimanya untuk membentuk ide-ide (meaning) di
masyarakat penerimanya untuk membentuk ide-ide (meaning) di
dalamnya. Untuk membuktikan bagaimana al-Quran berdialog
dalamnya. Untuk membuktikan bagaimana al-Quran berdialog
dengan konteks sosial yang melatarbelakanginya. Kajian ini akan
dengan konteks sosial yang melatarbelakanginya. Kajian ini akan
difokuskan pada pengkajian makna infak yang merupakan ajaran
difokuskan pada pengkajian makna infak yang merupakan ajaran
filantropis Islam yang telah digemakan sejak awal pe-nuzul-an alQuran.
filantropis Islam yang telah digemakan sejak awal pe-nuzul-an alQuran.
Ada dua pertanyaan penting yang menjadi arah penelitian; a). Bagaimana
Ada dua pertanyaan penting yang menjadi arah penelitian; a). Bagaimana
konteks ayat-ayat tentang perintah berinfak dalam al-Quran?. b). Bagaimana kontekstualisasi makna perintah
konteks ayat-ayat tentang perintah berinfak dalam al-Quran?. b). Bagaimana kontekstualisasi makna perintah
berinfak dalam al-Quran dalam konteks ke-kini-an? Data-data
berinfak dalam al-Quran dalam konteks ke-kini-an? Data-data
yang terkumpul dari sumber-sembut dianalisis dengan pendekatan
yang terkumpul dari sumber-sembut dianalisis dengan pendekatan
discourse analysis (analisis wacana),berupa pendekatan semiotik
discourse analysis (analisis wacana),berupa pendekatan semiotik
untuk memahami teks yang kata kunci (keyword) nya dimanfaatkan
untuk memahami teks yang kata kunci (keyword) nya dimanfaatkan
untuk mengidentifikasi tanda (sign). Untuk mendapatkan makna
untuk mengidentifikasi tanda (sign). Untuk mendapatkan makna
yang mendalam akan dilengkapi dengan pendekatan hermeneutik.
yang mendalam akan dilengkapi dengan pendekatan hermeneutik.
Hasil kajian ini menunjukkan bahwa,1)Perintah infak sebagai ajaran
Hasil kajian ini menunjukkan bahwa,1)Perintah infak sebagai ajaran
pilantrofis (kedermawanan) telah dikumandangkan oleh Islam sejak
pilantrofis (kedermawanan) telah dikumandangkan oleh Islam sejak
kelahirannya di daratan Arabia. Perintah tersebut bentuk respon atas
kelahirannya di daratan Arabia. Perintah tersebut bentuk respon atas
berbagai ketimpangan sosial ekonomi yang melanda masyarakat
berbagai ketimpangan sosial ekonomi yang melanda masyarakat
ketika itu.2) Perlunya memahami makna kedermawanan dalam
ketika itu.2) Perlunya memahami makna kedermawanan dalam
konteks kekinian, melalui analisis kesamaan faktor; eksternal (simbol
konteks kekinian, melalui analisis kesamaan faktor; eksternal (simbol
arbitrer-konkrit-abstrak) yang terjadi dalam pola sosial ekonomi
arbitrer-konkrit-abstrak) yang terjadi dalam pola sosial ekonomi
yang terjadi (dulu-kini) dan, internal analisis kebahasaan (pemilihan
yang terjadi (dulu-kini) dan, internal analisis kebahasaan (pemilihan
dan penempatan kosa kata dan peristilahannya)
dan penempatan kosa kata dan peristilahannya