research

Hubungan Lama Kerja, Gerakan Repetitif Dan Postur Janggal Pada Tangan Dengan Keluhan Carpal Tunnel Syndrome (Cts) Pada Pekerja Pemecah Batu Di Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2016

Abstract

Carpal Tunnel Syndrome (CTS) merupakan salah satu jenis penyakit akibat kerja yang disebabkan gerakan berulangdan posisi yang menetap pada jangka waktu lama yang menyebabkan tertekannya saraf median di pergelangantangan sehingga menimbulkan terjadinya parastesia, mati rasa dan kelemahan otot di tangan. Salah satupekerjaan yang banyak melakukan aktivitas statis dengan gerakan repetitif adalah pemecah batu. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui hubungan lama kerja, gerakan repetitif dan postur janggal pada tangan dengankeluhan Carpal Tunnel Syndrome (CTS) pada pekerja pemecah batu di Kecamatan Moramo Utara KabupatenKonawe Selatan. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan penelitian crosssectional. Sampel dalam penelitian ini adalah 64 pekerja pemecah batu. Pengumpulan data dengan menggunakankuesioner dan lembar observasi untuk melihat gerakan repetitif dan postur janggal pada tangan serta Phalen'stest untuk mengetahui adanya keluhan Carpal Tunnel Syndrome. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adahubungan antara lama kerja dengan keluhan Carpal Tunnel Syndrome (p = 0,032), ada hubungan antara gerakanrepetitif dengan keluhan Carpal Tunnel Syndrome (p = 0,020), dan ada hubungan antara postur janggal padatangan dengan keluhan Carpal Tunnel Syndrome (p = 0,014)

    Similar works

    Full text

    thumbnail-image

    Available Versions

    Last time updated on 16/11/2017