research

Pemberian Kortikosteroid Pada Pasien Sindrom Stevenjohnson

Abstract

Latar Belakang. Sindrom Stevens-Johnson adalah penyakit akut dan berat, terdiri darierupsi kulit, kelainan mukosa dan lesi pada mata. Kasus. Nn. S, 38 tahun datang melaluiUGD RSUDAM sebelas hari yang lalu, dengan keluhan kulit melepuh di muka, badan,tangan, kelamin dan paha. tampak sakit berat, tekanan darah 110/90 mmHg, nadi 70x/m,pernapasan 25x/m. Tampak eritema disertai multipel vesikel di ekstremitas superior daninferior serta regio genital, multipel bula di regio antebrachii sinistra dan metacarpalsinistra, lesi hiperpigmentasi di regio abdomen dan regio thoraks anterior dan posterior.Kemudian pasien di tatalaksana dengan: mengembalikan keseimbangan cairan,kateterisasi, diet cair, rendah garam tinggi protein, dexamentasone 1ampul/8 jam,gentamisin 80 mg /12 jam (IV), cetrizin 2x1 tab (PO), antasid sirup 3 x C (PO), krimsulfodiazin-perak, emolien (krim urea 10%), salep antibiotik gentamisin 0,3 %.Simpulan. Penatalaksanaan utama life saving untuk Sindrom Stevens-Johnson yaitupemberian kortikosteroid serta pemberian antibiotik dan intake cairan/elektrolit yangadekuat.[Medula Unila.2013;1(3):92-100

    Similar works

    Full text

    thumbnail-image

    Available Versions

    Last time updated on 16/11/2017