research

Fraksinasi dan Identifikasi Senyawa Volatil pada Asap Cair Tempurung Kelapa Hibrida

Abstract

Tempurung kelapa hibrida merupakan salah satu bahan baku potensial untuk asap cair karena mengandung lignin dan selulosa sebagaimana halnya pada tempurung kelapa lokal. Beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam asap cair terkandung berbagai senyawa kimia yang berperan memperbaiki mutu produk asapan. Penelitian ini bertu- juan mengidentifikasi komponen senyawa volatil di dalam asap cair tempurung kelapa hibrida hasil fraksinasi pada berbagai suhu redistilasi. Fraksinasi asap cair kasar di dalam penelitian ini dilakukan dengan redistilasi bertingkat (I, II dan III) serta prekondensasi (IV), dengan tiga variasi suhu : 110 °C. Redistilat yang diperoleh kemudian dianalisis komponen kimiawinya yang meliputi total fenol, karbonil, asam dan pH. Komponen senyawa volatil asap cair diidentifikasi dengan menggunakan GC-MS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa redisti- lasi asap cair pada suhu 100-110 °C mempunyai total rendemen tertinggi yakni 85,70%, yang mengandung sekitar1,36-1,47% fenol, 5,25-6,38% karbonil dan 14,91-15,35% total asam. Kisaran aroma asap hasil fraksinasi dengan redistilasi bertingkat mempunyai kisaran aroma kuat (+1) sampai dengan sangat kuat/menyengat (+4), terutama pada fraksi pre kondensasi. Hasil pengujian dengan GC-MS menunjukkan bahwa asap cair kasar mengandung 42 senyawa organik. Akan tetapi, hasil fraksinasinya menunjukkan bahwa pada suhu redistilasi 110°C. Beberapa senyawa yang berperan di dalam aroma asap cair adalah senyawa fenol, derivat guaiakol, derivat syringol, isoeugenol, vanilin, furan, furfural, asam asetat, asetofenon dan sikloten

    Similar works

    Full text

    thumbnail-image

    Available Versions

    Last time updated on 18/10/2017