Latar belakang : Penyakit Demam berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang jumlah penderitanya cenderung meningkat dan penyebarannya semakin luas. Penanganan pasien DBD menghabiskan waktu yang lama dan biaya kerugian yang relatif besar. Tingginya jumlah rawat inap di rumah sakit menjadi beban yang cukup besar.Tujuan : Mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap lama rawat inap pada pasien DBD.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Sampel adalah 122 pasien DBD yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Pusat Dr Kariadi Semarang. Data yang diambil dari rekam medik adalah usia, jenis kelamin, jumlah trombosit, nilai hematokrit, dan jumlah leukosit. Uji statistik menggunakan chi-square dan uji fisher.Hasil : Terdapat pengaruh bermakna antara jumlah trombosit (p=0,036) dan jumlah leukosit (p=0,003) terhadap lama rawat inap. Tidak terdapat pengaruh bermakna antara usia (p=0,162), jenis kelamin (p=0,169), dan nilai hematokrit (p=0,697) terhadap lama rawat inap.Kesimpulan : Terdapat pengaruh bermakna antara jumlah trombosit dan jumlah leukosit terhadap lama rawat inap pada pasien DBD. Tidak terdapat pengaruh bermakna antara usia, jenis kelamin, dan nilai hematokrit terhadap lama rawat inap pada pasien DBD