, Partisipasi generasi muda dalam bidang politik sering kali menjadi bahan perdebatan.Generasi muda sering kali dianggap sebagai kelompok masyarakat yang paling tidak pedulidengan persoalan politik, mereka sering kali mengalami putus hubungan dengan komunitasnya,tidak berminat pada proses dan persoalan politik, memiliki tingkat kepercayaan rendah padapolitisi serta sinis terhadap berbagai lembaga politik dan pemerintahan. Pandangan ini sering kalidibenarkan dengan data yang menunjukkan bahwa generasi muda yang bergabung ke dalampartai politik relatif sedikit, dan mereka cenderung memilih menjadi Golput pada Pemilu. Namundi lain pihak, generasi muda di Indonesia menjadi pelopor penggunaan media sosial yangterkenal sangat intensif. Berbagai lembaga riset Internasional melaporkan bahwa jumlahpengguna Facebook di Indonesia adalah yang terbesar kedua di dunia, dan Twitter pada posisiketiga terbesar di dunia. Tulisan ini mencoba untuk memberikan analisa, berdasarkan penelitiandan pengalaman di negara lain, apakah penggunaan media sosial oleh generasi muda mampumemberikan pengaruh terhadap tingkat partisipasi sosial dan secara khusus partisipasi politik