'Indonesian Agency For Agricultural Research and Development (IAARD)'
Abstract
Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi dan mengkarakterisasi jamur entomopatogen dari rizosfirpertanaman kubis. Percobaan ini dilaksanakan di Laboratorium Entomologi dan Penyakit Tumbuhan, FakultasPertanian Universitas Andalas dan Laboratorium Entomologi, Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika Solok dariMaret sampai Agustus 2006. Pengujian sporulasi jamur entomopatogen menggunakan rancangan acak lengkap polafaktorial dengan 2 faktor yaitu jenis isolat dan substrat. Sebanyak 500 g tanah diambil dari pertanaman kubis di PadangPanjang (Desa Koto Panjang) dan Alahan Panjang (Desa Rimbo Data) kemudian dimasukkan ke dalam kotak plastik.Sebanyak 10 ekor Tenebrio molitor stadia larva instar ketiga yang baru berganti kulit dimasukkan ke dalam kotakyang berisi tanah, kemudian ditutup dengan selapis tipis tanah dan dilembabkan dengan menyemprotkan akuadessteril di atasnya sebanyak 100-150 ml. Kotak tersebut diletakkan di laboratorium dengan kelembaban >90%. Larvayang terinfeksi setelah 3-4 hari digunakan sebagai sumber isolat jamur entomopatogen. Hasil penelitian menunjukkanbahwa jamur yang menginfeksi T. molitor adalah jamur entomopatogen yang dapat menyebabkan kematian hamakrop kubis Crocidolomia pavonana F.. Enam jenis jamur patogen serangga berhasil dibiakkan pada media SDAY.Genus jamur patogen tersebut adalah Fusarium sp., Beauveria sp., Metarhizium sp., Nomuraea sp., Paecilomycessp., dan Achersonia sp.. Beras dan gandum adalah substrat yang paling baik bagi perbanyakan dan pertumbuhankoloni jamur dibandingkan substrat lainnya. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa spesies jamur entomopatogentersebar secara alami di lingkungan kebun tanaman kubis