Layanan Jejaring Sosial menawarkan cara baru untuk berkomunikasi dan berbagi. Pesatnya perkembangan pengguna
layanan ini, membuka peluang yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pembelajaran. Semakin berkembangnya penggunaan layanan jejaring sosial tidak
terlepas dari sikap dan persepsi penggunanya.UTAUT 2 dikembangkan berdasarkan model UTAUT dan ditujukan untuk
konsumsi teknologi dalam konteks nonorganisasional. Studi
empiris yang mengadopsi model UTAUT maupun UTAUT2 dalam
konteks layanan layanan jejaring social telah banyak dilakukan. Karena itu penelitian ini juga dikembangkan dengan mengadopsi model UTAUT2 untuk melihat perilaku penggunaan facebook di kalangan mahasiswa. Tujuh konstruk
dari UTAUT2 digunakan sebagai determinan yang mempengaruhi
niat pengguna (behavioral intention) dan intensitas penggunaan (use behavior), yaitu: performance expectancy, effort expectancy, social influence, facilitating conditions, hedonic motivation, price value dan habit. Data
dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan secarq acak
kepada 300 responden. Hasil analisis regresi menunjukkan bahtua hanya konstruk hedonic motivation, price value dan
habit yang menjadi prediktor behayioral intention.
Sedangkan use behavior dipengaruhi oleh behavioral intention, facilitating condition, dan habit