research

Telaah Teoritik Dan Empirik Difusi Inovasi Pertanian

Abstract

Pembangunan masyarakat yang berkesinambungan dapat dilihat sebagai suatu perkembangan yang merupakan peningkatan rasionalisasi, namun juga diikuti dengan peningkatan 'kekecewaan'. Apabila rasionalisasi menunjuk pada fakta bahwa apa yang sebelumnya dipandang bukan sebagai masalah yang perlu dipikirkan saat ini harus dinilai sebagai sesuatu yang harus dipikirkan, maka kekecewaan adalah reaksi yang muncul dari proses perkembangan pikiran tersebut.Terdapat dua bentuk 'revolusi teknologi dalam sejarah kehidupan manusia: Revolusi Neolitik (7000-5000 SM), dan Revolusi Industri (1900). Kedua revolusi dicirikan dengan adanya loncatan perkembangan teknologi yang begitu menonjol, sehingga berdampak sangat besar dalam kehidupan dunia dan manusia. Kesamaan menarik dari kedua revolusi adalah bahwa keduanya diikuti dengan ledakan jumlah penduduk yang sangat tajam. Sektor pertanian tidak luput dari perkembangan dan kemajuan teknologi yang mengacu pada upaya ditemukannya sistem produksi maupun sistem distribusi produk-produk pertanian yang lebih baik dari waktu ke waktu. Pengembangan teknologi yang disertai dengan penyempurnaan dalam mekanisme diseminasi teknologi merupakan salah satu penentu utama dari keberhasilan dalam menghadapi tantangan-tantangan pembangunan pertanian. Proses difusi dan adopsi inovasi, di mana teknologi pertanian merupakan salah satu bentuk utama inovasi. Terdapat 4 (empat) komponen utama difusi inovasi: (1) adanya inovasi, (2) adanya saluran komunikasi, (3) adanya suatu dimensi waktu tertentu, dan (4) keterlibatan anggota-anggota suatu sistem sosial tertentu. Pengembangannya di masa mendatang adalah bagaimana memperkaya muatan analisis difusi inovasi, baik dengan terus berupaya menyempumakan pendekatan analisis, mengajukan altematif-altematifpendekatan baru, atau dengan mengintegrasikan visi bidang-bidang ilmu yang terkait di dalam analisis difusi inovasi. Analisis mengenai sistem kelembagaan yang terkait dengan proses difusi inovasi di sektor pertanian dinilai juga perlu untuk dapat dilakukan secara sistematik di masa depan dan masyarakat petani sebagai sasaran utama dan proses difusi inovasi juga mengalami dinamika dalam pemikiran maupun dalam praktek keseharian USAhataninya

    Similar works

    Full text

    thumbnail-image

    Available Versions

    Last time updated on 19/08/2017