Pengaruh Efisiensi Waktu Pada Sistem Pengairan Satu Titik Sarana Tanam Vertikal Terhadap Perubahan Aktivitas Menyiram Tanaman Oleh Masyarakat Kampung Kota
Dalam pelaksanaan program Kampung Berkebun di Kota Bandung, masyarakat yang sebagian besar berprofesi utama bukan sebagai petani mendapati kendala dalam perawatan tanaman produktif seperti sayuran. Hal ini dikarenakan warga harus meluangkan waktunya untuk menyiram tanaman secara rutin setiap hari. Sedangkan kesediaan waktu luang sebagian besar selepas aktivitas utama selesai, sehingga aktivitas tersebut sering terabaikan. Untuk mempermudah aktivitas tersebut perlu adanya pengembangan sistem penyiraman tanaman yang mengutamakan efisiensi waktu. Pengembangan sistem ini dilakukan melalui uji coba terhadap responden di wilayah studi kasus RT. 2, RW. 2, Kelurahan Kacapiring, Kota Bandung. Hasil dari penelitian menunjukkan sistem pengairan terhubung melalui satu titik lebih efisien dalam konsumsi waktu saat melakukan aktivitas penyiraman tanaman. Pada pengamatan uji coba terlihat adanya Perubahan perilaku warga dari yang sebelumnya tidak rutin melakukan penyiraman tanaman, menjadi lebih rutin