research

Faktor-Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Gangguan Pendengaran Pada Karyawan Tambang

Abstract

Gangguan pendengaran akibat bising ialah gangguan pendengaran yang disebabkan akibat terpajan oleh bising yang cukup keras dalam jangka waktu yang cukup lama dan biasanya diakibatkan oleh bising lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebisingan lingkungan kerja, lama waktu kerja, lama masa kerja dan pemakaian alat pelindung telingasebagai faktor risikogangguan pendengaranpada pekerja tambang. Jenis penelitian adalah studi deskriptif analitik dengan rancangan case control, dilakukan dengan pengambilan data sampel kasus gangguan pendengaran, hasilpemeriksaan audiometri kesehatan kerja PT. Antam Pomalaa Kabupaten Kolaka pada tahun 2012. Sampel dalam penelitian ini 140 responden, yang diambil secara simple random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebisingan lingkungan kerja merupakan faktor risiko kejadian gangguan pendengaran (OR=3,795; 95 % CI=1,866-7,716), lama waktu kerja merupakan faktor risiko gangguan pendengaran(OR= 2,333 ; 95 % CI=1,166-4,668), lama masa kerjamerupakan faktor risiko gangguan pendengaran (OR= 2,389 ; 95 % CI=1,212-4,708) dan pemakaian alat pelindung telinga merupakan faktor risiko gangguan pendengaran (OR= 3,299 ; 95 % CI= 1,641-6,631). Simpulannya, kebisingan lingkungan kerja, lama waktu kerja, lama masa kerja, dan pemakaian alat pelindung telinga merupakan faktor risiko kejadian gangguan pendengaran pada karyawan tambang

    Similar works

    Full text

    thumbnail-image

    Available Versions

    Last time updated on 19/08/2017