Menghitung nilai emisi gas rumah kaca yang dihasilkan oleh suatu universitas adalah salah satu indikator dalam pembentukan Green Campus sebagai upaya mitigasi pemanasan global. Mitigasi dilakukan akibat dari terus meningkatnya emisi gas rumah kaca (GRK) yang disebabkan oleh banyaknya aktifitas manusia dalam pemenuhan kebutuhan. Pada penelitian ini, dilakukan perhitungan emisi GRK yang dihasilkan di kampus Universitas Diponegoro khususnya di Fakultas Teknik berdasarkan jejak karbon. Perhitungan jejak karbon dibagi ke dalam 5 sektor, yaitu sektor emisi pembakaran bahan bakar minyak, sektor emisi pembakaran bahan bakar gas, sektor emisi penggunaan listrik, sektor emisi penggunaan kertas, dan sektor emisi timbulan sampah. Pada tahun 2015, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro menghasilkan emisi dari sektor emisi pembakaran bahan bakar minyak sebanyak 1.727,530 ton CO2eq, emisi pembakaran bahan bakar gas sebanyak 17,577 ton CO2eq, emisi penggunaan listrik sebanyak 626,163 ton CO2eq, emisi penggunaan kertas sebanyak 155,808 ton CO2eq, dan emisi timbulan sampah sebanyak 42,001 ton CO2eq dengan total emisi keseluruhan sebanyak 2.569,079 ton CO2eq