research

Korelasi Kadar Glukosa Darah Dengan Kadar Advanced Oxidation Protein Products (AOPP) Tulang Pada Tikus Putih Model Hiperglikemia

Abstract

Hiperglikemia merupakan suatu keadaan meningkatnya kadar glukosa darah melebihi normal. Keadaan hiperglikemia dapat menyebabkan stres oksidatif melalui beberapa mekanisme salah satunya melalui reaksi glikasi non enzimatik yang dapat membentuk  advanced glycation end products (AGEs) dan advanced oxidation protein products (AOPP). Terbentuknya senyawa tersebut menunjukkan terjadinya stres oksidatif yang dapat menyebabkan berbagai kerusakan molekuler, sel, dan jaringan, termasuk kerusakan protein kolagen tulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi hiperglikemia dengan kadar AOPP tulang pada tikus putih (Rattus norvegicus) hiperglikemia akibat induksi streptozotocin (STZ). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni dengan posttest-only with control group design, yang terdiri atas 10 kelompok perlakuan, yaitu 1 kelompok kontrol dan 9 kelompok perlakuan. Tikus dibuat hiperglikemia dengan diinduksi STZ dosis 50 mg/Kg BB intraperitonial. Selanjutnya dilakukan pengukuran kadar glukosa darah dan kadar AOPP tulang pada berbagai durasi hiperglikemia (kelompok kontrol pada hari ke-0 dan kelompok perlakuan pada hari ke-3, 6, 9, 12, 15, 18, 21, 24, dan 27 pasca induksi STZ). Pengukuran kadar AOPP tulang dilakukan dengan metode pengukuran Witko-Sarsat. Data kemudian dianalisis dengan uji korelasi Pearson. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang ermakna antara kadar glukosa darah dengan kadar AOPP tulang tikus putih (p=0,000) yang dinyatakan dengan persamaan linear y = 5,3688x + 26,614 (R2 = 0,9211 dan p < 0,05)

    Similar works

    Full text

    thumbnail-image

    Available Versions

    Last time updated on 19/08/2017