Enhalusacoroides lamun yang memiliki pigmen klorofil a, klorofil b, karotenoid yang
dapat dimanfaatkan sebagai bahan pewarna alami. Pigmen klorofil a, b dan karotenoid
yang terdapat pada lamun memiliki kelemahan yaitu labil terhadap suhu dan lama
penyimpanan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan
penyimpanan suhu dingin (10oC±1) dan suhu ruang (30oC±1) serta lama penyimpanan (0,
2, 4, 6, dan 8 hari) ekstrak lamun E. acoroides terhadap stabilitas pigmen klorofil dan
mengetahui suhu terbaik yang dapat menjaga stabilitas pigmen klorofil. Metode penelitian
yang digunakan yaitu experimental laboratories dengan menggunakan pola percobaan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan rancangan dasarnya Faktorial. Variabel yang
diamati adalah kandungan klorofil a dan b, karotenoid serta nilai kecerahan warna dan pH.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kandungan klorofil a dan b, serta karotenoid dan
nilai pH menurun, sedangkan penururnan terbesar terjadi pada perlakuan penyimpanan
suhu ruang selama 8 hari dengan penurunan klorofil a dan b, karotenoid berturut-turut
63%, 62% dan 61%. Kecerahan warna semakin memudar dari hari ke 0 sebesar 84,17
menjadi 63,56 dihari ke 8. Kondisi penyimpanan terbaik terjadi pada perlakuan
penyimpanan disuhu dingin selama 8 hari dengan penurunan klorofil a, b, dan karotenoid
masing-masing 43%, 54% dan 51%. Nilai pH menurun 3% dan kecerahan warna semakin
memudar menjadi 70,43