research

Potensi Pengembangan Jagung dan Sorgum sebagai Sumber Pangan Fungsional

Abstract

Jagung dan sorgum merupakan serealia penting karena selain sebagai sumber karbohidrat, juga kaya akan komponen pangan fungsional. Berbagai antioksidan, unsur mineral terutama Fe, serat makanan, oligosakarida, -glukan yang merupakan komponen karbohidrat non-starch polysaccharides (NSP) terkandung dalam biji jagung dan sorgum yang potensial sebagai sumber pangan fungsional. Jagung mengandung lemak esensial omega 3 dan 6, lisin, dan triptofan tinggi (QPM). Sementara sorgum mengandung tanin dan asam pitat yang memiliki efek negatif maupun positif bagi kesehatan. Sifat antioksidan tanin lebih tinggi dibanding vitamin E dan C, demikian juga antosianin sorgum lebih stabil. Kedua komoditas pangantersebut mempunyai kesamaan dan kelebihan dalam kandungan komponen pangan fungsional. Selama ini, diversifikasi pangan berbasis jagung dan sorgum hanya sebatas sumber karbohidrat, tetapi ke depan dapat menjadi komponen pangan fungsional. Peluang pasar pangan fungsional di Indonesia makin terbuka seiring dengan Perubahan gaya hidup dan pola makan yang mengarah hidup sehat

    Similar works

    Full text

    thumbnail-image

    Available Versions

    Last time updated on 16/06/2017