research

KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS DAN SELF CONFIDENCE SISWA SMP MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL)

Abstract

ABSTRAKYuni Herdiana. 2018. Kemampuan Representasi Matematis dan Self Confindece Siswa SMP melalui Model Penerapan Problem Based Learning (PBL)Kemampuan representasi matematis siswa berdasarkan penelitian awal kemampuan representasi matematis siswa masih terbatas, siswa hanya mampu memberikan jawaban singkat.Solusi agar peserta didik memiliki kemampuan representasi matematis dengan baik salah satunya dengan menggunakan model Penerapan Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: Kemampuan representasi matematis siswa SMP melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Self Confindece siswa SMP melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Jenis penelitian ini yaiitu penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan di kelas VII-3 SMP Dayah Darul Yaqin Lhokseumawe. Subjek penelitian dipilih enam siswa untuk melihat perkembangan kemampuan representasi dan 27 siswa untuk melihat perkembangan Self Confidece siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes dan wawancara. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data kemampuan representasi matematis selama proses pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning berupa hasil latihan individu dan posttest, sedangakan instrument yang digunakan untuk memperoleh data Self Confidece siswa berupa angket. Analisis data hasil latihan individual dan posttest kemampuan representasi matematis menggunakan rubrik penilaian kemampuan representasi matematis dengan model PBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan representasi matematis siswa dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) secara keseluruhan mengalami perkembangan baik dilihat dari segi latihan individu pertemuan. Kemampuan representasi matematis dilihat dari segi postets menunjukkan bahwa kemampuan representasi untuk kemampuan siswa tinggi memenuhi ketiga indikator yaitu: menyajikan informasi dari suatu masalah ke representasi gambar, menyelesaikan masalah yang melibatkan ekspresi matematis, serta menuliskan langkah-langkah penyelesaian masalah matematika dengan kata-kata. Kemampuan siswa sedang memenuhi dua indikator yaitu menyajikan informasi dari suatu masalah ke representasi gambar, serta menuliskan langkah-langkah penyelesaian masalah matematika dengan kata-kata. Kemampuan siswa rendah mencapai satu indikator yaitu menuliskan langkah-langkah penyelesaian masalah matematika dengan kata-kata. Kemampuan Self Confindece siswa mengalami perkembangan secara klasikal.Kata Kunci: Kemampuan Repesentasi Matematis, Self Confindece, Model PB

    Similar works