research

HUBUNGAN ANTARA PEMUJAAN IDOLA DENGAN INTERAKSI PARASOSIAL PADA DEWASA AWAL

Abstract

ABSTRAKKemudahan dalam berinteraksi dengan idola setiap saat memungkinkan penggemar untuk mengembangkan perilaku pemujaan idola. Bila penggemar telah mengembangkan perilaku pemujaan idola, penggemar akan cenderung mengembangkan interaksi parasosial dengan idolanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pemujaan idola dengan interaksi parasosial pada dewasa awal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel incidental. Sebanyak 401 individu dewasa awal dengan kriteria: berusia 18-25 tahun, memiliki idola, dan merupakan mahasiswa di perguruan tinggi di Banda Aceh dilibatkan sebagai sampel penelitian. Pengumpulan data menggunakan skala The Celebrity Attitude Scale (?=0,918), dan modifikasi skala The Celebrity appeal Questionnaire (?=0,828). Analisis data menggunakan analisis Product-Moment Correlation. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pemujaan idola dengan interaksi parasosial pada dewasa awal (r= 0,347) dengan nilai signifikansi (p=0,000), yang bermakna semakin tinggi tingkat pemujaan idola yang dikembangkan individu maka akan semakin tinggi pula kemungkinan individu untuk mengembangkan interaksi parasosial dengan idolanya.Kata Kunci: Pemujaan idola, Interaksi Parasosial, Dewasa Awa

    Similar works