research

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK METANOL DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA L.) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI ENTEROPATHOGENIC ESCHERICHIA COLI (EPEC)

Abstract

ABSTRAKUji aktivitas antibakteri ekstrak metanol daun sirsak (Annona muricata L.) terhadap pertumbuhan bakteri Enteropathogenic Escherichia coli (EPEC) telah dilakukan. Ekstrak metanol daun sirsak diperoleh dengan menggunakan metode maserasi dan pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi kertas cakram dengan variasi konsentrasi ekstrak yaitu 1, 2.5, 5, 10, 15, 20, 25 dan 30%. Simplisia daun sirsak mengandung kadar air sebesar 2, 26%, kadar abu total 0,73%, kadar sari larut air 15,7% dan kadar sari larut etanol 12,16%. Sedangkan ekstrak metanol daun sirsak mengandung kadar air sebesar 18%, kadar abu total 0,1%, kadar sari larut air 12,4% dan kadar sari larut etanol 7,66%. Skrining fitokimia ekstrak metanol daun sirsak menghasilkan metabolit sekunder berupa alkaloid, tanin, flavonoid, saponin, glikosida dan steroid. Ekstrak metanol daun sirsak menunjukkan adanya aktivitas antibakteri terhadap EPEC pada konsentrasi 1% dengan zona hambat 12,8 mm dan konsentrasi 2,5% sebesar 10,1 mm. Hal ini menunjukkan bahwa ekstrak metanol daun sirsak memiliki aktivitas antibakteri terhadap EPEC dalam kategori lemah hingga sedang.Kata kunci: Annona muricata L., EPEC, metanol, metode maserasi, metode difusi cakra

    Similar works