FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Abstract
ABSTRAKMembran adsorpsi berbahan dasar khitosan dan adsorben purolit telah dibuat dengan komposisi 3% (b/v) khitosan, 15% (v/v) DMF dan 60% loading adsorben purolit. Hasil karakterisasi menunjukan bahwa membran adsorpsi mempunyai porositas 43,95%, derajat pengembangan 78,4% dengan fluks air 12,05 L/m2jam. Hasil pengujian diperoleh membran bekerja optimum pada waktu 60 menit dengan kapasitas adsorpsi mencapai 5,516 mg/g. Hasil pengujian isoterm adsorpsi menujukkan adsorpsi Hg2+ dengan mengunakan menggunakan membran adsorpsi mengikuti kaidah isoterm adsorpsi Langmuir dengan nilai R2=0, 9784. Regenerasi membran menggunakan NaCl 1 N mampu menurunkan kadar ion Hg2+ hingga 20,95%. Membran adsorpsi setelah diregenerasi dapat digunakan kembali untuk menurunkan ion Hg2+ dalam air. Pengujian membran pada sampel air yang mengandung merkuri 0,05 ppb dapat menurunkan kadar merkuri hingga berada di bawah batas deteksi AAS (0,01 ppb), hasil menunjukkan bahwa kandungan ion Hg2+ dalam sampel air sumur sudah memenuhi standar baku mutu air minum. Membran adsorpsi dapat menjadi metode alternatif dalam penurunan kadar ion Hg2+ dalam air.Kata kunci:Merkuri, Khitosan, Purolit, Membran Adsorpsi, Mixed Matriks Membran