research

POTENSI ANTIDIABETIK EKSTRAK METANOL BUNGA FLAMBOYAN (DELONIX REGIA (HOOK.) RAF.) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH DAN GLIKOGEN TIKUS YANG DIINDUKSI ALOKSAN

Abstract

ABSTRAKBerbagai usaha untuk menanggulangi tingginya angka kematian akibat diabetes melitus terus dilakukan, salah satunya melalui pemanfaatan tumbuhan sebagai obat-obatan herbal. Bunga flamboyan (Delonix regia (Hook.) Raf.) diduga mengandung sejumlah senyawa yang berpotensi sebagai antidiabetik. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui potensi antidiabetik ekstrak metanol bunga flamboyan terhadap kadar glukosa darah dan glikogen tikus yang diinduksi aloksan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan. Tikus perlakuan kontrol normal diberikan aloksan sebanyak 0 mg/kgBB, sedangkan tikus pada 5 perlakuan lainnya diberikan aloksan sebanyak 150 mg/kgBB. Selain pemberian aloksan 150 mg/kgBB, pada perlakuan kontrol positif juga diberikan Glibenklamid 0,45 mg/kgBB, dan pada perlakuan dosis bertingkat diberikan ekstrak metanol bunga flamboyan 100, 200 dan 400 mg/kgBB. Parameter yang diamati adalah kadar glukosa darah, glikogen hati dan glikogen otot gastrocnemius tikus yang diinduksi senyawa aloksan. Data penelitian dianalisis menggunakan ANOVA, kemudian dilanjutkan menggunakan uji Duncan pada ? 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh nyata perlakuan (

    Similar works