Kopi merupakan komoditas perkebunan yang sangat terkenal di dunia. Ada dua jenis kopi yang biasa dikomersialisasikann yaitu kopi arabika dan kopi robusta. Kopi robusta memiliki karakter rasa pahit dan aroma lebih lemah. Kopi arabika memiliki karakter rasa asam dan aroma yang kuat. Industri dalam prakteknya melakukan pencampuran kopi robusta dan arabika untuk menghasilkan citarasa yang diinginkan. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh derajat roasting dan persentase penambahan kopi arabika pada kopi robusta terhadap kualitas kopi racikan. Penelitian dilakukan mengikuti Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan faktor pertama adalah komposisi arabika (P) dan faktor kedua adalah derajat roasting (T). Hasil penelitian menunjukkan bahwa derajat roastingberpengaruh sangat nyataterhadap pH dan organoleptik deskriptif.Semakin besar persentase arabika dalam kopi racikan, keasaman seduhan akan meningkat. Skor cup test dengan komposisi arabika 20% dan derajat roasting mediummenghasilkan seduhan kopi yang terbaik