ABSTRAKBuah kopi memiliki kandungan gula tinggi yang dapat diproses dengan cara fermentasi alami. Fermentasi kopi arabika bertujuan untuk mengurangi rasa pahit dan meningkatkan citarasa kopi. Senyawa-senyawa kompleks pada kopi fermentasi akan meningkatkan mutu kopi. Penelitian ini menggunakan metode survey purposive sampling, yaitu cara pengambilan sampel berdasarkan pertimbangan tertentu dan disesuaikan dengan ketersediaan produsen wine coffee. kadar air wine coffee rata-rata 9.08% (SNI), kadar abu rata-rata 4.5% (SNI) dan kadar alkohol 0%. Dari 6 sampel wine coffee yang di analisis, total skor terbaik uji deskriptif ditunjukkan pada sampel E yaitu 83,75 dan sampel F yaitu 83,00. Secara keseluruhan, 6 sampel wine coffee di Kabupaten Aceh Tengah terdapat perbedaan pada lamanya waktu fermentasi wine coffee yang dibutuhkan. Hal ini dibuktikan pada sampel E yaitu proses pembuatan wine coffee dilakukan dengan waktu fermentasi 7-10 hari pada suhu secara natural di dalam ruang tertutup.Kata kunci: wine coffee, fermentasi, arabika, gayo