Diare merupakan penyakit menular penyebab tingginya angka mortalitas danmotilitas pada balita di dunia. Beberapa faktor yang menyebabkan diare adalahinfeksi, malabsorbsi, alergi, keracunan, immunodefisiensi, lingkungan danpersonal hygiene. Merawat dan menjaga pertumbuhanbalita sering dilakukan olehibu.Perilaku personal hygiene ibu yang buruk dapat berdampak ke masalahkesehatan anak, salah satunya diare. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui hubungan antara personal hygiene ibu dengan kejadian diare padabalita di wilayah kerja Puskesmas Batoh, Banda Aceh. Jenis penelitain ini adalahanalitik observasional dengan rancangan penelitian cross sectional. Pengambilansampel secara total sampling dengan jumlah 44 responden ibu yang mempunyaibalita. Hasil penelitian ini adalah ibu dengan personal hygiene yang tidak baikcenderung balitanya terkena diare adalah 63,6%, dan ibu dengan personal hygieneyang baik hanya 36,4% balita terkena diare. Analisis statistik denganmenggunakan uji Rank Spearman diperoleh p-value=0,009 dan r=0,390.Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan yang sedang antarapersonal hygiene ibu dengan kejadian diare pada balita di wilayah kerjaPuskesmas Batoh Banda Aceh.Kata kunci: Balita, Kejadian Diare, Personal Hygiene