PERUBAHAN LAJU ALIRAN SALIVA SEBELUM DAN SESUDAH BERKUMUR REBUSAN JAHE MERAH (ZINGIBER OFFICINALE VAR. RUBRUM) PADA MAHASISWA FKG UNSYIAH ANGKATAN 2016
ABSTRAKNama: Niken YuliaFakultas: Kedokteran GigiProgram Studi: Pendidikan Dokter GigiJudul: Perubahan Laju Aliran Saliva Sebelum dan SesudahBerkumur Rebusan Jahe Merah (Zingiber officinale var. Rubrum) Pada Mahasiswa FKG Unsyiah Angkatan 2016Berkumur rebusan jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) diketahui memiliki faktor yang dapat mempengaruhi laju aliran saliva seperti stimulus mekanik dan stimulus kimiawi. Beberapa masalah yang terjadi dalam rongga mulut akibat perubahan laju aliran saliva adalah mulut menjadi kering dan rentan terhadap terjadinya karies. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat perubahan laju aliran saliva sebelum dan sesudah berkumur rebusan jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum). Penelitian ini dilakukan di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala dengan jumlah subjek 37 orang mahasiswa FKG angkatan 2016. Pengumpulan saliva sebelum stimulasi, sesudah berkumur air mineral dan sesudah berkumur rebusan jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) menggunakan metode spitting. Hasil uji T berpasangan menunjukkan adanya perubahan yang signifikan dari laju aliran saliva sebelum dan sesudah berkumur air mineral, laju aliran saliva sebelum dan sesudah berkumur rebusan jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum), dan laju aliran saliva sesudah berkumur air mineral dan rebusan jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) (