research

HUBUNGAN KADAR HBA1C DENGAN GEJALA SINDROMA MATA KERING PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI POLIKLINIK ENDOKRIN RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH

Abstract

Sindroma Mata Kering (SMK) merupakan komplikasi pada permukaan mata dari penyakit diabetes ditandai oleh rasa tidak nyaman, gangguan penglihatan, dan ketidakstabilan film air mata yang berpotensi merusak permukaan okular. Diabetes dikenal sebagai penyebab paling umum kebutaan pada usia 20-74 tahun. Diketahui bahwa 90% populasi diabetes adalah diabetes melitus tipe 2 (DM tipe 2). Faktor resiko yang mempengaruhi timbulnya SMK pada pasien DM tipe 2 adalah Kadar HbA1c dan lama menderita. Gejala SMK dinilai menggunakan Ocular Surface Disease Index (OSDI). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kadar HbA1c dengan gejala sindroma mata kering pada pasien DM tipe 2 di poliklinik endokrin RSUDZA Banda Aceh. Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel secara consecutive sampling, diperoleh 91 responden yang menderita DM tipe 2 di poliklinik endokrin RSUDZA Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan dengan mewawancarai responden DM tipe 2 menggunakan kuisioner OSDI. Data diuji dengan menggunakan uji Chi-square dengan nilai p valu

    Similar works