Kematangan emosi merupakan salah satu faktor yang penting dalam membantu dewasa awal untuk mencapai penyesuaian dalam perkawinan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kematangan emosi dengan penyesuaian perkawinan pada dewasa awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi dan teknik quota sampling. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 98 subjek dewasa awal yang telah menikah. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Kematangan Emosi yang disusun oleh peneliti berdasarkan dimensi kematangan emosi yang dikemukakan oleh Singh dan Bhargava dan Dyadic Adjustment Scale (DAS) oleh Spanier yang diadaptasi oleh peneliti. Hasil analisis data menggunakan teknik analisis data Spearman menunjukkan koefisien korelasi (r) sebesar 0,361 dengan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Berdasarkan hasil tersebut, maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kematangan emosi dengan penyesuaian perkawinan pada dewasa awal.Kata kunci: Kematangan Emosi, Penyesuaian Perkawinan, Dewasa Awa