Peningkatan tekanan darah dapat meningkatkan mortalitas pasien Penyakit Ginjal Kronik (PGK) yang menjalani Hemodialisis (HD). Indeks Massa Tubuh (IMT) merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan tekanan darah pasien PGK yang menjalani HD. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien yang menjalani HD minimal selama 3 bulan diambil secara total sampling sebanyak 46 pasien. Data yang diambil adalah data berat badan dengan menggunakan timbangan kursi digital, tinggi badan dengan menggunakan alat pengukur tinggi badan dan data tekanan darah dengan menggunakan sphigmomanometer air raksa serta stetoskop. Pengambilan data dilakukan setelah pasien menjalani HD. Pasien terdiri dari 30 laki-laki (65,2%) dan 16 perempuan (34,8%). Berdasarkan pengukuran IMT dibagi kedalam 3 kategori yaitu gemuk, normal, kurus. Hasil pengukuran didapatkan kategori gemuk 5 pasien (10,9%), kategori normal 31 pasien (67,4%) dan 10 pasien (21,7%) kategori kurus. Berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah sistolik setelah menjalani HD, terdapat 32 pasien (69,6%) mengalami hipertensi dan 14 pasien (30,4%) memiliki tekanan darah normal. Dengan menggunakan uji Spearman didapatkan tidak ada pengaruh IMT terhadap tekanan darah sistolik (p 0,953 p>0,05 r 0,009). Disimpulkan bahwa tidak ada hubungan IMT dengan tekanan darah sistolik. Kata Kunci : Penyakit Ginjal Kronik (PGK), Hemodialisis (HD), Indeks Massa Tubuh (IMT), Tekanan Darah Sistolik (TDS)