ABSTRAK Cahaya, Ummi. 2016. Peran Komite Sekolah dalam Pelaksanaan Program Sekolah pada Madrasah Tsanawiyah Negeri Tungkob Aceh Besar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:(1)Drs. Zakaria A Jalil, M.Ed., (2) Nana Suraiya, S.Pd, M.PdKata kunci: Komite Sekolah, Program SekolahKomite sekolah merupakan lembaga mandiri yang beranggotakan orang tua/wali peserta didik, komunitas sekolah, serta tokoh masyarakat yang peduli dengan pendidikan. Secara khusus, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran komite sebagai advisor agency, supporting agency, controlling agency, dan mediator agency dalam pelaksanaan program sekolah di MTsN Tungkob Aceh Besar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data penelitian ini bersumber dari 5 orang yaitu kepala madrasah, ketua komite sekolah berikut wakil, sekretaris, dan bendahara komite sekolah lalu ditambah dengan dokumentasi yang diperoleh dari madrasah. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik observasi yang diterapkan yakni penulis melihat langsung jalannya proses rapat antara komite sekolah dengan pihak sekolah. Wawancara yakni penulis menghimpun jawaban atas pertanyaan yang diajukan kepada narasumber dengan bantuan aplikasi recorder handphone, dan teknik dokumentasi yakni dengan menelaah berkas-berkas program sekolah yang dituangkan dalam Rencana Kerja Madrasah dan berkas portofolio komite sendiri. Berdasarkan hasil analisis data, temuan penelitian ini dapat dikemukakan sebagai berikut. Pertama, komite MTsN Tungkob telah melakukan upaya untuk menjadi pihak yang memberikan pertimbangan (advisor agency) terhadap berbagai program sekolah mulai dari aspek manajemen, kesiswaan, hingga sarana dan prasarana. Kedua, komite telah berupaya melakukan dukungan (supporting agency) berupa pemikiran, dana, dan tenaga. Namun dukungan yang paling dominan adalah dari segi pemikiran dan dana untuk pelaksanaan program sekolah. Ketiga, Komite MTsN Tungkob telah berperan sebagai pengontrol (controlling agency) yang mengamati jalannya program sekolah dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Keempat, komite MTsN Tungkob menjadi badan penghubung (advisory agency) yang menghubungkan pihak sekolah dengan masyarakat internal sekolah (wali murid), namun belum mengadakan kerjasama dengan pihak eksternal yaitu masyarakat luas dan juga pemerintah