ABSTRAKKhoiriyah. 2016. Model Pengembangan Kecakapan Berbahasa Anak yang Terlambat Berbicara (Speech Delay). Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini. Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:(1)Dr. Anizar Ahmad M. Pd (2) Dra. Yuhasriati, M.PdKata Kunci: keterlambatan berbicara,perkembangan bahasa, konsep modelBahasa anak secara bertahap berkembang sesuai rangsangan yang diberikan oleh orangtua, guru dan masyarakat. Perkembangan bahasa anak usia 4-6 tahun dapat dilihat melalui berbicara dengan lancar, penguasaan bahasa, dan penyampaian kata sudah lebih kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kasus anak terlambat berbicara, untuk mengetahui usaha-usaha guru dan orangtua dalam mengatasi anak yang terlambat berbicara serta merancang konsep model pengembangan kecakapan berbahasa anak yang terlambat berbicara. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data terdiri atas: subjek (anak, guru, orangtua dan terapis wicara). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat anak terlambat berbicara pada usia 4-6 tahun di lembaga PAUD Khalifah Aceh 2 dan PAUD Cinta Ananda dengan jenis gangguan pada ekspresi bahasa (speech and languange expresive disorder). Faktor-faktor yang mempengaruhi anak terlambat berbicara terdiri atas: kecerdasan, penggunaan bahasa kedua, gaya bicara/model yang ditiru, kesehatan, dan hubungan keluarga. Konsep model yang peneliti tawarkan untuk mengatasi anak terlambat berbicara, yaitu: melatih anak berbicara dengan benar, pelan dan berulang-ulang, saat berbicara selalu memperhatikan tata bahasa yang diucapkan, selalu melibatkan anak berbicara pada setiap keadaan dengan memperbaiki pengucapan anak yang masih keliru, dan menggunakan sistem several seperti konsultasi rutin untuk mengetahui perkembangan anak pada dokter dan psikolog anak. Simpulan dari penelitian ini, benar terdapat anak yang terlambat berbicara usia 4-6 tahun di Kota Banda Aceh, dari 12 faktor yang mempengaruhi anak terlambat berbicara terdapat 5 faktor yang paling dominan. Sebaiknya orangtua mengikuti tahapan tumbuh kembang anak sehingga dapat lebih dini mendeteksi gejala anak terlambat berbicara serta guru memiliki strategi yang tepat dalam mengatasi anak yang terlambat berbicara