research

MODIFIKASI GAYA HIDUP BERDASARKAN ADAPTATION MODEL PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II DI POLIKLINIK ENDOKRIN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH

Abstract

viKEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGIUNIVERSITAS SYIAH KUALAFAKULTAS KEPERAWATANSKRIPSI27 Juli 2015Xiv + VI BAB + 72 halaman + 7 tabel + 1 skema + 19 lampiranNURUL SAFRIANI1207101020083MODIFIKASI GAYA HIDUP BERDASARKAN ADAPTATION MODEL PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II POLIKLINIK ENDOKRIN RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2016ABSTRAKDiabetes melitus adalah penyakit kronik, yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa dalam darah (hiperglikemia) yang disebabkan oleh rusaknya sekresi insulin dan resistensi insulin. Diabetes melitus dapat menimbulkan perubahan fungsi struktur tubuh dan menyebabkan individu mengalami gangguan pada perilakunya secara fisik, sosial, dan psikologis. Diabetes melitus menimbulkan stressor yang memicu respon adaptasi dari seseorang untuk baik atau buruk yang dapat dilihat dari fungsi fisiologis, konsep diri, fungsi peran, dan inte rdependensi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui modifikasi gaya hidup berdasarkan adaptation model pada pasien diabetes melitus tipe II di Poliklinik Endokrin RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan desain cross sectional study. Populasi pada penelitian ini adalah pasien diabetes melitus tipe II yang berkunjung ke Poliklinik Endokrin RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 68 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara terpimpin. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang terdiri dari 28 item pernyataan dalam skala Likert. Metode analisis data dengan menggunakan analisis univariat. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan modifikasi gaya hidup adalah baik (66,2%), fungsi fisiologis adalah baik (80,9%), konsep diri adalah baik (69,1%), fungsi peran adalah baik (76,5%), interdependensi adalah baik (83,8%). Disarankan bagi perawat agar dapat memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif sesuai dengan tingkat kebutuhan untuk pasien diabetes melitus agar pasien dapat mempertahankan adaptasi secara baik.Kata Kunci :Modifikasi gaya hidup, diabetes melitus, adaptation model Daftar Bacaan : 23 buku, 11 jurna

    Similar works