KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGIUNIVERSITAS SYIAH KUALAFAKULTAS KEPERAWATANSKRIPSI15 JULI 2016Xii + VI Bab + 56 Halaman + 5 Tabel + 2 Skema + 17 LampiranAHMAD NURJIHADUDDIN1412101010130HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT PELAKSANA DENGAN PELAKSANAAN DISCHARGE PLANNING DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM DAERAH MEURAXA BANDA ACEHABSTRAKDischarge planning merupakan suatu proses pendidikan kesehatan kepada pasien sejak masuk ke rumah sakit hingga pulang yaitu berupa medication, environment, treatment, health teaching, outpatient referal, dan diet pasien. Pelaksanaan discharge planning yang kurang baik menyebabkan pasien yang pernah di rawat dan di rawat kembali dengan penyakit yang sama. Pengetahuan tentang discharge planning akan membuat seorang perawat sadar bahwa pentingnya discharge planning sehingga akan melaksanakannya secara baik dan dilaksanakan secara kontinu. Penelitian ini bertujun untuk mengetahui hubungan pengetahuan perawat dengan pelaksanaan discharge planning di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Banda Aceh Tahun 2016. Jenis penelitian adalah deskriptif korelatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian ini adalah 60 perawat pelaksana dengan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dari tanggal 14 s/d 20 Juli 2016 menggunakan kuesioner dalam bentuk multiple choice sebanyak 10 pertanyaan untuk pengetahuan, 12 pertanyaan untuk pelaksanaan discharge planning dalam bentuk Guttman scale. Metode analisa data mengunakan uji statistik Chi-Square. Hasil penelitian pengetahuan perawat tentang discharge planning dalam kategori kurang 51,7% dan pelaksanaan discharge planning dalam kategori kurang 68,3% sehingga terdapat hubungan pengetahuan perawat dengan pelaksanaan discharge planning di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Daerah Meuraxa Banda Aceh Tahun 2016 (P-value 0,003 < ? 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawat dengan pelaksanaan discharge planning. Bagi perawat agar meningkatkan pengetahuan dan melaksanakan discharge planning secara optimal dan diharapkan kepada pengambil kebijakan agar menyediakan pelatihan, leaflet dan media untuk melakukan discharge planning sehingga dapat menfasilitasi perawat untuk melakukan discharge planning dengan baik.Kata kunci : Pengetahuan, Pelaksanaan discharge planningReferensi : 17 Buku (2000-2015), 7 Jurna