Orang tua yang memiliki anak down syndrome tidak semuanya mengalami dan merasakan hal yang sama terhadap kehadiran anaknya yang down syndrome, ada beberapa orang tua yang menerima anaknya dengan segala kekurangannya sedangkan ada juga orang tua yang lainnya, kurang menerima kehadiran anaknya yang down syndrome dan membutuhkan waktu untuk dapat menerima anaknya yang down syndrome. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerimaan diri orang tua yang memiliki anak down syndrome. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data penelitian dikumpulkan melalui wawancara dan observasi terhadap 3 orang responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua yang memiliki anak down syndrome dapat menerima kondisi anaknya dengan melewati semua aspek penerimaan diri, walaupun pada awalnya ada beberapa aspek yang tidak sepenuhnya secara langsung dapat dilalui oleh ketiga responden. Penerimaan disini dapat terjadi didukung oleh faktor internal dan eksternal yang terdapat dalam diri responden. Faktor internal disini adalah adanya keyakinan akan kemampuan dalam menjalani kehidupan pada diri responden. Sedangkan faktor eksternal yang mendukung penerimaan diri responden adalah dukungan sosial yang diberikan oleh lingkungan dan orang sekitar. Selain itu penelitian ini juga menemukan bahwa tingkat pendidikan dan usia dari ketiga responden tidak memiliki pengaruh terhadap penerimaan diri orang tua yang memiliki anak down syndrome.Kata kunci: penerimaan diri, orang tua, anak down syndrome