research

DAYA HAMBAT MINYAK ATSIRI DAUN KEMANGI (OCIMUM BASILICUM) TERHADAP STREPTOCOCCUS SANGUINIS PADA BERBAGAI KONSENTRASI

Abstract

ABSTRAKNama: Arina Hilmi SariProgram Studi: Pendidikan Dokter GigiFakultas: Kedokteran GigiJudul:Daya Hambat Minyak Atsiri Daun Kemangi (Ocimum basilicum) Terhadap Streptococcus sanguinis Pada Berbagai KonsentrasiDaun kemangi (Ocimum basilicum) merupakan tanaman yang sering digunakan untuk obat tradisional. Daun kemangi memiliki efek antibakteri karena mengandung linalool, cineol, terpineol, alfa terpineol, neral, geranial, flavonoid, sabinen, betapinen, limonene, terpinen 4 ol, cadina 3,5 diene, germacrene d, bicycle germacrene, beta elemene, eugenol, thymol, dan carvacrol. Streptococcus sanguinis adalah bakteri pertama yang berkolonisasi di permukaan gigi yang menyebabkan pembentukan plak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui daya hambat minyak atsiri daun kemangi (Ocimum basilicum) terhadap Streptococcus sanguinis. Minyak atsiri daun kemangi dibuat menggunakan teknik destilasi uap dan air. Uji daya hambat minyak atsiri daun kemangi (Ocimum basilicum) terhadap Streptococcus sanguinis dilakukan dengan menggunakan teknik disc diffusion pada media MHA. Konsentrasi minyak atsiri daun kemangi (Ocimum basilicum) yang digunakan pada penelitian ini adalah 100%, 50%, 25%, dan 12,5%. Data hasil penelitian dianalisis dengan uji One Way ANOVA dengan

    Similar works