ABSTRAKPenelitian ini menguji salah satu bias dari perilaku keuangan yaitu anchoring yang merupakan bias kognitif. Penelitian ini terlebih dahulu ingin mengetahui apakah investor institusi asing pada industri manufaktur di Bursa Efek Indonesia adalah momentum trader. Kemudian menguji apakah kepemlikan sebelumnya (anchor) dapat memberikan efek moderasi terhadap perilaku perdagangan momentum tersebut. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan industri manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2012-2014. Menggunakan teknik purposive sampling, diperoleh sampel sebanyak 33 perusahaan. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diperoleh dari situs-situs resmi lembaga yang terkait dengan Pasar Modal yaitu Bursa Efek Indonesia (BEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sertaIndonesian Capital Market Electronic Library (ICaMEL). Pengujian hipotesis menggunakan teknik analisis regresi linear. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa investor institusi asing pada industri manufaktur adalah momentum trader. Namun, kepemilikan sebelumnya (anchor) tidak dapat memberikan efek moderasi terhadap perilaku perdagangan momentum tersebut. Kata kunci: Perilaku keuangan, anchoring, dan momentum behavior