Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh mekanisme corporate governance dan cash holding terhadap nilai perusahaan. Variabel indepeden dalam penelitian ini adalah dewan komisaris, komisaris independen, kepemilikan manajerial, dan cash holding sedangkan variabel dependen dalam peneltian ini adalah nilai perusahaan yang diproksikan dengan Tobins Q. Penelitian ini menggunakan data dari 37 perusahaan manufaktur di Indonesia selama periode 2010 sampai 2014. Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling, yaitu pengambilan sampel berdasarkan kriteria tertentu. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi berganda dengan menggunakan program SPSS 21. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) dewan komisaris dan komisaris independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, (2) kepemiikan manajerial berpengaruh negatif dan tidak sigifikan terhadap nilai perusahaah, (3) cash holding berpengaruh positif dan signifikanterhadap nilai perusahaan. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi bahanpertimbangan bagi perusahaan dalampengambilan keputusan terkait penerapan goodcorporate governance dan cash holding sehingga mampu meningkatkan nilaiperusahaan