ABSTRAKHipotermia menjadi salah satu penyebab kematian dan kecacatan terbanyak bagi bayi baru lahir. Bayi berat lahir rendah (BBLR) diketahui menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian hipotermia bagi bayi baru lahir. Penelitian ini menggunakan uji chi square untuk melihat hubungan antara bayi berat lahir rendah dengan kejadian hipotermia di ruang rawat intensif neonatal RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Penelitian ini bersifat analitik obsevasional dengan desain penelitian cross sectional yang dilaksanakan di ruang rawat intensif neonatal terhadap 43 responden berdasarkan metode non probability sampling dengan metode quota sampling. Pada penelitian ini didapatkan p = 0,003 yang berarti terdapat keterkaitan antara bayi berat lahir rendah dengan kejadian hipotermia (