ABSTRAKTIARA FRISTY ANDINI, EFEKTIFITAS KINERJA BIROKRASI DALAM2016 PELAYANAN PUBLIK DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA BANDA ACEH SEBAGAI PERWUJUDANGOOD GOVERNANCE (xi 73).,ppl.,bibl.,app.(Dr.Mujibussalim, S.H,. M.Hum., dan Sufyan, S.H., MH.)Secara umum pelayanan publik yang dihadirkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banda Aceh sudah berjalan dengan baik. Namun pelayanan tidak dirasa efektif apabila terjadi peningkatan jumlah pengguna layanan yang artinya pelayanan di dinas tersebut tidaklah bersifat kondisional. Hal tersebut diakibatkan karena pegawai yang melayani hanya berjumlah satu orang sehingga banyak masyarakat yang harus rela menunggu lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja pegawai dinas tersebut dalam melaksanakan pelayanan publik yang efektif sebagai perwujudan good governance, serta untuk melihat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik yang dihadirkan dan juga untuk mengetahui hambatan dalam pelaksanaan pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banda Aceh.Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, adapun jumlah informan penelitian adalah 20 orang dan data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data lapangan dan data kepustakaan. Data lapangan diperoleh dari hasil wawancara dan observasi di kantor dinas kependudukan dan pencatatan sipil kota banda aceh, sedangkan data kepustakaaan diperoleh dari bahan bacaan yang terkait dengan penelitian ini, perundang-uundangan, serta dokumen penting yang ada di kantor dinas tersebut.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banda Aceh sudah dilaksanakan dengan baik melalui prosedur yang mudah dan diselesaikan dengan waktu yang cepat, biaya pelayanan yang gratis serta fasilitias yang lengkap dan memadai. Sebagian besar masyarakat juga puas dengan pelayanan publik yang dihadirkan, namun terdapat kendala dalam pelaksanaan pelayanan publik di dinas tersebut yang disebabkan oleh gangguan jaringan pada saat proses pelayanan, sering ditemukannya ketidakcocokan data diri masyarakat dalam melampirkan persyaratan serta kurangnya jumlah pegawai yang melayani pada saat terjadi peningkatan jumlah pengguna layanan yang datang. Diharapkan agar pihak Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dapat mempertahankan kinerjanya dalam melayani masyarakat dan lebih meningkatkan kualitas dari pelayanan publik yang dihadirkan. Masyarakatpun juga diharapkan agar lebih teliti dalam melampirkan persyaratan yang dibutuhkan guna menghindari ditemukannya ketidakcocokan data diri asli masyarakat oleh petugas layana n.Kata kunci: Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banda Aceh, pelayanan publik, good governanc