Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai kausalitas diantara Desentralisasi Fiskal, Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Manusia di Indonesia. Model yang digunakan adalah Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dengan data tahunan dari 2001 hingga 2013. Hasil penelitian menunjukan bahwa Desentralisasi Fiskal tidak dipengaruhi oleh Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Manusia dalam jangka pendek dan jangka panjang. Namun Desentralisasi Fiskal baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Manusia di Indonesia. Pertumbuhan Ekonomi dalam jangka pendek memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap Pembangunan Manusia, sementara itu dalam jangka panjang tidak ada pengaruh yang diberikan oleh Pertumbuhan Ekonomi terhadap Pembangunan Manusia di Indonesia. Sedangkan Pembangunan Manusia sendiri baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang memberikan pengaruh negatif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Hanya terdapat satu kausalitas dalam penelitian ini yaitu antara variabel Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Manusia yang berjalan dari Pertumbuhan Ekonomi menuju Pembangunan Manusia. Transparansi dan akuntabilitas di semua tingkat pemerintahan diperlukan untuk membuat Desentralisasi Fiskal mendukung Pertumbuhan Ekonomi dan pengembangan sumberdaya manusia, penelitian ini merekomendasikan agar pemerintah pusat dan daerah fokus pada pembangunan perekonomian melalui penyediaan infrastruktur dan layanan publik dengan pelaksanaan Desentralisasi Fiskal yang akan mendorong peningkatan Pertumbuhan Ekonomi dan akan berdampak pada Pembangunan Manusia, dengan kata lain pemerintah harus pro-growth untuk pelaksanaan pro-poor dan pro-joob di Indonesia